Engga semua yang curhat butuh solusi



Seringkali, orang cerita itu bukan butuh nasihat. Cuma pengen cerita aja, ngeluarin uneg-uneg yang udah bikin eneg, nyari penguatan buat pendapatnya, atau sekedar butuh di dengarkan. 

Banyak yang sebetulnya udah tau apa yang harus dilakukan. Bukan karena ga mampu apa belum mau. Tapi emang belum siap aja melakukanya. 

Gapapa. Cukup jadi pendengar aja. Meski kadang jiwa penasihat meronta-ronta. Karena ga semua orang yang cerita itu butuh nasihat. Malah kalau di nasihatin bikin dia tambah kesel, tambah sebel. 

Mereka yang butuhnya di dengar ya butuhnya pendengar, bukan penasihat. Tantangan banget sebetulnya, harus bener² bisa membaca situasi. Kapan seseorang hanya butuh di dengar dan kapan butuh saran, masukan atau nasihat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup kok gitu-gitu aja ya?

Realita Lepas SMA

How I Meet Jogja #1