Ekspresi Rindu

Entah kenapa saya selalu tertarik membahas perihal hubungan. Entah itu hubungan anak dengan orang tua, antar pasangan, antar teman, antar saudara dan lainnya (tapi pusing klo ngebahas hubungan antar variabel penelitian). Seperti tidak ada habisnya. Nah, salah satu bumbu dalam hubungan adalah munculnya berbagai macam emosi. Salah satunya rasa rindu.

Terlepas dari proses kimia terbentuknya perasaan rindu di otak. Rindu atau kangen biasa muncul ketika seseorang terpisah jarak dengan seseorang yang di sayangi. Akan tetapi tidak semua orang mampu mengungkapkan Rindu. Serius. Hanya sebuah kalimat sederhana seperti "Pak, saya kangen" aja sulit sekali terucap bagi sebagian orang. Ya memang betul, ungkapan rindu memang ngga harus dengan kata-kata, bisa pula dengan tindakan. Seperti langsung mengunjungi atau mengirimi sesuatu.

Kok bisa sih ada orang yang susah bilang rindu/kangen? Bisa jadi karena canggung sebab tak terbiasa mengungkapkan rasa, merasa cukup dengan tindakan saja, atau bingung bagaimana harus menyampaikannya. Saya pribadi terbiasa menahan. Pernah sekali berucap rindu pada Paduka Raja, respon beliau langsung terdiam. Saya pikir beliau kaget. Padahal saya tau betul perasaannya.

Beberapa kali saya iseng bertanya "Kalau setelah lulus saya lanjut di Joga bagaimana?". Beliau langsung mengisyaratkan untuk langsung pulang saja. Ketika bercerita perihal waktu liburan yang terbatas, beliau sedikit kecewa "Ga puas bapak liat kamu di rumah" ujarnya. Pun ketika pulang liburan, beliau bahkan rela menunggu berjam-jam di Bandara, bahkan sebelum pesawat saya boarding.

Pengekspresian Rindu setiap orang beda-beda. Cuma kadang kita ga sadar kalo perilaku unik mereka justru mengisyaratkan Rindu. Tiba-tiba mengunjungi tanpa alasan jelas, tiba-tiba telpon tapi ga ngomong banyak, tiba-tiba kirim sesuatu yang kita suka, yang seringkali bikin hati menghangat. Jadi, ya mesti pinter-pinter nangkep sinyal Rindu 😂.

Nggak salah kok ngerasa rindu. Wajar banget malah. Cuma ya sesekali boleh lah diungkapkan, biar yang dirindukan juga paham perasaanmu. Mana tau dia juga merasakan hal yang sama? 😁

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup kok gitu-gitu aja ya?

Realita Lepas SMA

How I Meet Jogja #1