Ramadhan Bahagia
Ramadhan tiba
Ramadhan tiba
Ramadhan tiba
Hayooo
siapa yang bacanya sambil nyanyi?
Selamat datang bulan yang penuh keberkahan, bulan dilipatgandakannya pahala kebaikan, bulan penuh ampunan, dan bulan kebahagiaannya umat muslim di seluruh dunia. Kondisi ini menyebabkan suasana di lingkungan muslim cenderung mengalami perubahan menjadi lebih positif yang berpotensi meningkatkan kebahagiaan seseorang.
Kita tahu bersama bahwa kebahagiaan adalah tujuan yang ingin diraih setiap orang. Nah, salah satu tanda kebahagiaan adalah meningkatnya emosi positif dan menurunnya emosi negatif. Sebuah penelitian menujukkan kalau datangnya bulan Ramadan berkaitan dengan menguatnya emosi positif. Dan emosi positif di pengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal.
Jika dikaitkan dengan bulan Ramadhan, faktor eksternal nya berupa perilaku masyarakat yang menunjukkan antusiasme menyambut Ramadhan, seperti menyebar poster menyambut Ramadhan di berbagai tempat, menghias masjid dan gang/jalan perumahan, dan terlebih di zaman sekarang sosial media ramai dengan poster sambutan ramadhan serta informasi seputar ibadah Ramadhan. Masjid menjadi lebih ramai dari biasanya menambah nuansa religius. Acara buka bersama menjadi ajang kumpul keluarga, reuni teman sekolah maupun peningkatan kedekatan dengan rekan kerja.
Sementara, faktor internalnya berupa tawaran pahala berlipat dan ampunan dosa yang dapat menumbuhkan motivasi seseorang dalam melakukan kebaikan. Orang berlomba-lomba berbuat kebaikan, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, menambah hafalan, berbagi makanan, bersedakah dan lain sebagainya.
Bagaimana tidak bahagia? Ramadhan menawarkan begitu banyak keuntungan psikologis. Umat muslim dapat bebas mengekspresikan keimanan dengan suasana positif yang menunjang kebahagiaan, ketenangan jiwa, dan kenyamanan hidup.
Jadi, Semangat menjalankan ibadah Ramadhan wankawan 😉

Komentar
Posting Komentar