Untukmu Sahabat Juangku



Hai, apa kabarmu?
Sudah sampai mana progresmu?
Apakah tujuanmu masih sama dengan yang dulu?
Kuharap begitu.
Masih berjalan sesuai dengan koridor menuju ruangan yang kau tuju.
Ah iya, aku lupa, tidak semua harus kau ceritakan padaku.
Cukup kamu dan Tuhan yang tau.
Aku  juga tidak memaksa kau bercerita semua padaku.
Kau berhak menjaga privasimu.
Tetapi jika kau butuh, hubungi saja aku.

Btw, sudah lama kita tak bertemu
Bertukar kabar, bertukar cerita sambil berdiskusi hingga tak terasa waktu berlalu
Sebenarnya, aku mengawasi aktivitas sosmedmu
Melihat  setiap cerita hidup yang penuh bumbu
Tertawa ketika ada sesuatu yang lucu
Terenyum ketika melihat bahagiamu
Ikut sedih jika menangkap sinyal sendumu

Kita memang sudah tak sedekat dulu
Dan aku juga tak akan memaksa kau selalu di dekatku
Aku juga tak berhak untuk cemburu
Kamu berkuasa penuh atas hidupmu
Mengendalikan ego, mengendalikan rasa untuk yang kau tuju
Fokus, konsisten, hingga menghasilkan sesuatu

Kau tau?
Saat ini aku merasa sudah menemukan wadah untuk memperjuangkan mimpiku.
Disini, aku dipertemukan dengan orang-orang yang satu tuju.
Bersama melangkah bahu membahu.
Bergerak, berkaya, sesuai bidang yang kita mampu.
Yah, kita memang tak bisa memaksakan sistem yang sudah baku.
Kita hanya bisa menunggangi lalu membuat gebrakan baru.
Tanpa harus terpengaruh aturan yang merusak konsep hidupku.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup kok gitu-gitu aja ya?

Realita Lepas SMA

How I Meet Jogja #1