Obrolan Singkat

Tak jarang aku menemukan kakak tingkat yang sukses kuliah tetapi juga aktif dalam berorganisasi. Aku heran ‘kok bisa mereka membagi waktu kuliah dengan kewajiban mengerjakan tugas yang seabrek yang beriringan dengan amanah dalam organisasi?’. 

Aku terkagum dengan manajemen waktu mereka. aku saja yang masih mahasiswa baru suka kewalahan membagi waktu.

Sampai suatu ketika , aku diantar pulang oleh salah seorang kakak tingkat selepas mengikuti pelatihan organisasi. Aku memberanikan diri bertanya 
“Mba gimana bagi waktunya? Mba kan sibuk kuliah, tapi aktif jadi pengurus organisasi. Udah gitu ikut dua organisasi lagi” 
“Hemmm gimana ya?” kakak itu bergumam 
“Mba kan juga mesti baca buku, ngerjain tugas, jadi mentor” 
“Ya kalo baca buku, Mba usahain kemana-mana bawa buku. Kan kalo di kelas sebelum ada dosen suka ada waktu luang tuh, nah disitu mba baca buku. Kalau ngerjain tugas bisa dimana aja sih, meskipun dulu awal-awalnya susah tapi ya mau gimana lagi kan ini amanah”
“hemmm gitu toh”
“iya, jadi semakin banyak amanah yang dibebankan pada kita, InshaaAllah manajemen waktu kita semakin baik dek. Jalani aja dengan ikhlas”
“Kaya terpaksa gitu ya Mba. Mau ngga mau ya harus gitu. Awalnya susah jadi terbiasa hehe...” Obrolan kami terus berlanjut, sampai motor sang kakak berhenti di depan kosanku “Makasih ya mba udah dianterin”. “iya sama-sama. Mba duluan ya Assalamualaikum” pamitnya.
“Waalaikumussalam Warahmatullahiwabarakaatuh. Hati-hati ya Mba” balasku sambil melambaikan tangan padanya.

Nah , jadi gitu kawans. Kalau sudah diberi amanah ya terima saja. Urusan manajemen waktu, ya jalani saja dulu. Kerjakan yang menjadi prioritas. Sampai saat ini aku juga masih ngga bener manajemen waktunya. Yuklaaa sama-sama belajar heheh . . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup kok gitu-gitu aja ya?

Realita Lepas SMA

How I Meet Jogja #1