Gejolak Pemilu #2
Tiba saatnya lengser dari kepengurusan OSIS. Dua periode kepengurusan OSIS dengan kabinet yang berbeda telah ku rasakan. Kini saatnya menunjukkan indikator keberhasilan yang terakhir, yaitu pembentukan kepengurusan OSIS yang baru. Namun sayang seribu sayang. Kebijakan sekolah menghambat ruang gerak kami. Kewajiban les sepulang sekolah untuk kelas 12 membuat kami harus mengalah. Kami hanya mampu menyelenggarakan pemilu yang cukup damai untuk calon ketua dan wakil ketua OSIS baru. Masih sama seperti tahun sebelumnya. Ada dua kubu pasangan calon. Dari kubu IPA dan IPS, hanya saja tidak seramai tahun sebelumnya. Calon ketua dari kubu IPA mendapat dukungan dari ekskul PMR dan Pramuka terlebih dia sebelumnya memiliki pengalaman di OSIS periode sebelumnya. Calon ketua dari kubu IPS mendapat dukungan dari ekskul keolahragaan serta menjabat sebagai ketua paskibra sekolah (kalo ga salah dan keliru). Kedua calon yang potensial dan pastinya memiliki banyak fans di kalangan adik kelas perempu...