Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

Engga semua yang curhat butuh solusi

Seringkali, orang cerita itu bukan butuh nasihat. Cuma pengen cerita aja, ngeluarin uneg-uneg yang udah bikin eneg, nyari penguatan buat pendapatnya, atau sekedar butuh di dengarkan.  Banyak yang sebetulnya udah tau apa yang harus dilakukan. Bukan karena ga mampu apa belum mau. Tapi emang belum siap aja melakukanya.  Gapapa. Cukup jadi pendengar aja. Meski kadang jiwa penasihat meronta-ronta. Karena ga semua orang yang cerita itu butuh nasihat. Malah kalau di nasihatin bikin dia tambah kesel, tambah sebel.  Mereka yang butuhnya di dengar ya butuhnya pendengar, bukan penasihat. Tantangan banget sebetulnya, harus bener² bisa membaca situasi. Kapan seseorang hanya butuh di dengar dan kapan butuh saran, masukan atau nasihat. 

Amr bin Luhay

Amr bin Luhay ( Branding & Influencer  Kemusyrikan Mekkah)   Dulu sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW., masyarakat kota Mekkah masih meyakini sisa-sisa ajaran Nabi Ismail, sampai munculnya seorang tokoh yang memiliki peran besar dalam menyebarkan kejahiliyahan bernama Amr bin Luhay. Amr bin Luhay merupakan pemimpin Bani Khuza’ah yang memerangi suku Jurhum, dimana suku Jurhum adalah penduduk asli Mekah yang juga merupakan keturunan Nabi Ismail. Bani Khuza’ah mengusir suku Jurhum dan menguasai Mekah selama kurang lebih 300 tahun.   Secara personal, Amr bin Luhay dikenal sebagai sosok yang bijaksana, dermawan, peduli terhadap urusan agama dan hampir dianggap sebagai seorang ulama. Hingga pada suatu ketika ia melakukan perjalanan ke Syam dan mendapati masyarakat disana menyembah berhala. Karena Syam merupakan negeri para nabi, ia kemudian berpikir bahwa penyembahan berhala yang dilakukan disana adalah sebuah ajaran yang benar.   Amr bin Luha...